Pelaksanaan Mediasi Penal Dalam Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan

Author:Cacuk Sudarsono
Position:Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Pages:20-34
SUMMARY

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar hukum pelaksanaan medisai penal terhadap kasus penganiayaan di Polsek Gunungpati Kota Semarang, dan untuk mengetahui cara pelaksanaan mediasi penal yang dilakukan di Polsek Gunungpati Kota Semarang untuk memperoleh kesepakatan damai antara korban penganiayaan dan pelaku penganiayaan. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan... (see full summary)

 
FREE EXCERPT
20
ULJ 4 (1) (2015)
UNNES LAW JOURNAL
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ulj
PELAKSANAAN MEDIASI PENAL DALAM PENYELESAIAN TINDAK
PIDANA PENGANIAYAAN
Cacuk Sudarsono
Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Info Artikel
________________
Sejarah Artikel:
Diterima April 2015
Disetujui Mei 2015
Dipublikasikan Juni 2015
________________
Keywords:
Penal Mediation,
Persecution, Semarang Police
City Station
____________________
Abstrak
___________________________________________________________________
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar hukum pelaksanaan medisai penal terhadap kasus
penganiayaan di Polsek Gunungpati Kota Semarang, dan untuk mengetahui cara pelaksanaan mediasi penal
yang dilakukan di Polsek Gunungpati Kota Semarang untuk memperoleh kesepakatan damai antara korban
penganiayaan dan pelaku penganiayaan. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan
pendekatan yuridis sosiologis. Hasil penelitian yaitu bahwa dasar hukum pelaksanaan mediasi penal di Polsek
Gunungpati Kota Semarang pada saat in i belum ada dasar hukumnya secara integral yang me ngatur jenis tindak
pidana apa yang bisa diselesaikan secara mediasi penal di Kepolisian. Cara pelaksanaan mediasi penal yang
dilakukan di Polsek Gunungpati Kota Semarang untuk memperoleh kesepakatan dam ai antara korban
penganiayaan dan pelaku penganiayaan adalah dilakukan disebu ah ruangan khusus di P olsek Gunungpati Kota
Semarang agar para pihak be rnegoisasi untuk memperoleh kesepakatan damai dengan seorang mediator dari
penyidik Polsek Gunungpati Kota Semarang. Model mediasi penal yang dipakai oleh Polsek Gunungpati Kota
Semarang adalah model mediasi penal Victim-Offenders Medi ation dan Family and Community Group Conferences.
Simpulan penelitian ini adalah acuan pelaksanaan mediasi penal merujuk pada groun norm yaitu Pancasila Sila
ke-5, UUD 1945 dan pasal - pasal secara parsial yang tercantum di dalam KUHAP, dan Undang - Undang N o.2
Tahun 200 2 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pelaksanaan mediasi penal dalam penyelesaian
tindak pidana di Polsek Gunungpati Kota Semarang menggunakan model mediasi penal Victim-Offenders
Mediation dan penal Family and Community Group Conferences.
Abstract
___________________________________________________________________
This study aims to d etermine the leg al basis for the implementation of penal mediation against cases of abuse in Semarang
Police City Station, and to k now how the implementation of penal mediation conducted i n Semarang Police City Station to
obtain a peace agreement between the victims of persecution and perpetrators of the persecution. The research method uses
qualitative research the socio-juridical appr oach. The results of the study that the l egal basis for the implementation of penal
mediation in Semarang Police City Station there is currently no act w hat kind of criminal act can be resolved in mediation
penal. The way the implementation of penal mediation conducted in Semarang Police City Station to obtain a peace
agreement between the victim and th e perpetrator of persecution are persecution conducted a special room in the Semarang
Police City Station that the parties n egotiate to o btain peace agree ment with a mediator from the Police investigator. Penal
mediation model used to Semarang City Police Station is a model penal mediation Victim-Offenders Mediation and Family
and Community G roup Conferences. Conclusions This study is the reference implemen tation of penal mediation refers to the
ground norm namely Pancasila Sila ke-5, UUD 1945 and Article - Article partially listed the KUHAP and statute No. 2 of
2002 on the Police of the Republic of I ndonesia. Implementation of penal mediation in the settlement of a criminal offense in
Semarang City P olice Gunungpati penal mediation model Vic tim-Offenders Mediation and Family and Community Group
Conferences.
© 2015 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Gedung K1 Lantai 1 FIS Unnes
Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
E-mail: fh@unnes.com
ISSN 2252-6536

To continue reading

REQUEST YOUR TRIAL